Berita Seminar dan Workshop Revolusi Hutang Batch #1 Semarang

Seminar Nasional Revolusi Hutang Batch #1 terselenggara dengan sukses. Response dari warga semarang sangat bagus, sangat antusias. Terbukti dari sekitar 70 peserta seminar ada 24 peserta workshop Revolusi Hutang.

Smart Enterprise selaku event organizer yang berdomisili di Semarang , cukup professional dalam menangani acara tersebut. Dibawah ini adalah foto-foto peserta seminar dan workshop Revolusi Hutang Batch #1, Hotel Horison 4-5 dan & oktober 20120

Seminar Nasional Revolusi Hutang Semarang

Seminar Nasional Reformasi Hutang
Semarang 4-5 Oktober 2012

 


Jebakan kartu kredit, sebelum terkena gunakan tips ini

jebakan kartu kreditDoyan belanja tanpa kemampuan mengontrol keuangan bisa membuat Anda terlilit banyak utang. Tagihan utang yang menumpuk sementara pendapatan pas-pasan bisa membuat Anda stres berkepanjangan. Imbasnya akan membuat kesehatan mental dan fisik Anda terganggu. Padahal ketika stres, Anda tak akan bisa berpikir jernih bagaimana cara mengatasi utang tersebut. Lalu bagaimana caranya agar tumpukan utang ini tidak membuat Anda stres?

Hati-hati dengan jebakan kartu kredit

1. Beri penilaian yang tepat pada uang
David Krueger, seorang ahli keuangan di Houston, Texas, mengungkapkan bahwa sebagian besar orang menggunakan uang untuk menunjukkan status sosialnya. “Banyak orang yang menggunakan uang untuk memberikan makna dalam hidup, menggunakannya setiap hari untuk menunjukkan kebebasan, mewujudkan kekuasaan. Hal ini bisa menjadi bukti mengenai nilai uang atau bahwa uang memberikan peluang,” ungkapnya.

Mulailah menanyakan pada diri sendiri mengapa Anda suka memboroskan uang untuk membeli barang-barang bermerek yang belum tentu berguna. Pikirkan kembali, apa nilai dan manfaat uang yang sebenarnya untuk Anda. Krueger mengungkapkan, ini adalah langkah pertama untuk mengontrol penggunaan uang Anda. “Bila Anda berpikir dengan benar, maka Anda bisa memikirkan strategi mengatasi utang-utang Anda,” jelasnya.

Seminar Nasional Reformasi Hutang – Bandung

icon-car.pngKML-LogoFullscreen-LogoQR-code-logoGeoJSON-LogoGeoRSS-LogoWikitude-Logo
Lokasi Seminar Reformasi Hutang FaveHotel Bandung

loading map - please wait...

Lokasi Seminar Reformasi Hutang FaveHotel Bandung -6.896769, 107.603589

Polisi VS Preman (Debt Collector)

debt-collectorPolisi telah menyuarakan perang terhadap premanisme. Preman-preman harus diberantas karena meresahkan masyarakat. Semua preman, termasuk preman debt collector, akan jadi incaran polisi. Soal premanisme ini dibahas dalam rapat kerja Kapolri dengan Komisi III DPR di gedung DPR, Rabu (10/12/2008). “Ada berbagai penggolongan premanisme sebagai target operasi,” jelas Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri (BHD) dalam rapat kerja itu.

Kapolri pun kemudian memaparkan ada preman yang mengganggu ketenteraman dan ketertiban, seperti ribut di tempat umum dan mabuk-mabukan. Selain itu ada preman yang memalak, preman debt collector, preman yang berkedok organisasi maupun beking preman yang merupakan aparat keamanan, satpol PP, Pemda, dan lain-lain. Menurut Kapolri, pihaknya juga sudah melakukan berbagai penanganan terhadap berbagai bentuk premanisme. “Mulai dari kejahatan pencopetan dan penjambretan sampai penanganan terhadap tukang tagih/debt collector yang mengancam atau menakut-nakuti dan penanganan terhadap perjudian,” beber Kapolri yang sering disapa BHD itu. Kapolri akan menindak tegas segala bentuk premanisme termasuk debt collector.  Saya sudah perintahkan seluruh polda untuk memberantas habis segala bentuk premanisme, kata Hendarso di Mabes Polri

Sebagai Konsumen Anda dirugikan? silahkan ke BPSK (Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen)

konsumen cerdasApa itu BPSK?

BPSK adalah singkatan dari Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen, yang mempuyai tugas menyelesaikan sengketa konsumen di luar pengadilan dan juga melakukan pengawasan terhadap pencantuman Klausula Baku.

 Anggota BPSK

Anggota BPSK terdiri dari unsur Pemerintah, Konsumen, dan Pelaku Usaha. Jumlah anggota BPSK minimal 9 orang, maksimal 15 orang, dan masing-masing harus seimbang.

Di Mana BPSK Berkedudukan?

BPSK berkedudukan di setiap pemerintahan kabupaten atau kota di seluruh wilayah Indonesia. Pada tahap pertama telah operasional 8 (delapan) BPSK di pemerintahan Kota Medan, Palembang, Bandung, Semarang, Surabaya, Yogyakarta, Malang dan Makassar. Pada tahap kedua sudah diusulkan pembetukan 14 BPSK yang baru.

Strategi Dan Taktik Penyelesaian Sengketa Konsumen Finance

character_large_332x363_aangSecara garis besar, sengketa konsumen dengan finance, terkait dengan pembelian kendaraan secara angsuran terbagi menjadi 3 besar. Hal ini setelah kami perhatikan berdasarkan pengaduan yang kami terima di kantor-kantor LPKSM :

1. Penundaan pembayaran angsuran.

Masalah ini merupakan masalah paling banyak terjadi di masyarakat. Hal itu karena penundaan pembayaran merupakan hal yang pertama kali diminta oleh konsumen ketika terjadi kesulitan keuangan. konsumen dapat bilang langsung kepada finance, atau kepada Debt Collector yang datang menagih pada konsumen. Debt collector biasanya berganti-ganti orang, hal ini biasanya diatur berdasarkan wilayah kerja debt collector dan atau keterlambatan konsumen.

Karena pokok masalah adalah penundaan pembayaran, maka apabila telah jatuh tempo maka sepatutnya bila angsuran tersebut kemudian dibayar, apabila memang konsumen tidak mampu, maka dapat menghubungi pihak finance untuk dilakukan penjadwalan hutang atau rescheduling pembayaran. Untuk itu biasaya finance mau melakukan penjadwalan tetapi dengan posisi tidak terjadi keterlambatan pembayaran.

Finance, Debt Collector, Preman & Polisi, Perubahan Strategi Finance “Menagih” Konsumen

kartun preman polisi

Maraknya perusahaan pembiayaan atau yang lazim disebut finance, merupakan jawaban atas kebutuhan masyarakat akan keinginan untuk memiliki kendaraan bermotor dan benda bergerak lainnya secara kredit. Munculnya finance ini telah memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, karena dengan adanya finance maka masyarakat sangat terbantu, yaitu “cukup” dengan uang muka, motor/ mobilpun sudah bisa dibawa. Apalagi didukung dengan Uang muka minim yang dikenakan, yaitu cukup, 5-10% dari harga kendaraan, bahkan ada pula yang tanpa uang muka, kendaraan sudah bisa dibawa, sedangkan sisanya diangsur.

Untuk membeli kendaraan tersebut kepada Deler/ showroom, konsumen cukup menyediakan uang muka, misalnya 10% dari harga kendaraan, sedangkan sisanya akan dibayar oleh Finance yang “menyetujui” untuk membayar lunas pembelian kendaraan kepada deler/showroom tersebut. Selanjutnya konsumen tinggal mengansur hutang tersebut kepada finance tadi hingga lunas, dengan disertai bunga yang ditentukan oleh finance.

PRAKTEK LEMBAGA PEMBIAYAAN, Merampok Konsumen, Merugikan Negara

rampokLembaga pembiayaan berpraktek membodohi konsumen.

Tangis sedih dan sangat menyesal atas kelakuan PT. Adira Finance yang tidak manusiawi dialami keluarga Suparno (bukan nama aslinya), warga Turen kab. Malang. Suparno yang menyesali  sepeda motornya yang telah “disita” padahal Suparno sudah membayar dua puluh delapan kali angsuran, jadi hanya kurang depalan kali angsuran. Saat itu suparno akan membayar empat kali angsuran, dengan alasan yang tidak masuk akal konsumen disuruh melunasi seluruh kekurangan angsuran oleh PT. ADIRA FINANCE ditambah biaya-biaya lainnya. Setelah dilelang suparno tidak mendapatkan sisa sama sekali, dapat dibayangkan berapa kerugian suparno.

Cara, Trik serta Tips Membuat Laporan Polisi terkait pidana perampasan kendaraan konsumen

polisi-animasi400Dalam menghadapi finance, seringkali kita kita disulitkan dengan prilaku-prilaku yang sering melanggar hukum, seperti menagih dengan kasar hingga merampas kendaraan. Perbuatan tersebut jelas-jelas melanggar hukum, terutama pasal 335 KUHP tentang perbuatan tidak menyenangkan ataupun pasal 365 KUHP tentang perampasan kendaraan.

Untuk memperjuangkan hak-hak konsumen tersebut, LPKSM seringkali berusaha melaporkan kepada kepolisian terkait dengan tindak pidana perampasan kendaraan konsumen tersebut. Kendala melindungi konsumen tidak berhenti disitu, polisi juga seringkali tidak menerima laporan konsumen atau LPKSM dengan dalih bahwa perbuatan finance “merampas” kendaraan adalah perdata sehingga tidak masuk lingkup polisi, bahkan kadang polisi menyalahkan konsumen yang tidak mau/ terlambat membayar angsuran kendaraannya.

You might also likeclose